Tips Perawatan Luka Bakar di Masa Pandemi yang Harus Diketahui Tenaga Medis

- 10 April 2021, 20:04 WIB
Api menjadi salah satu penyebab luka bakar.
Api menjadi salah satu penyebab luka bakar. /Pixabay.com

AGROMEDIS - Meski bukan hal yang baru, perawatan luka bakar terasa berbeda jika terjadi di masa pandemi Covid-19. Karena, pada masa ini kontak dengan penderita dianjurkan untuk dilakukan seminimal mungkin.

Untuk itu perlu adanya pengetahuan khusus bagaimana cara merawat luka agar mempercepat proses penyembuhan lukanya, khususnya untuk tenaga medis. Terutama, pada perawatan luka yang memerlukan tindakan yang berulang seperti luka kronis.

Melansir dari laman Fakultas Kedokteran Universitas Jember, hal tersebut disampaikan dalam webinar Agromedis Series FK Unej yang bertajuk "Perawatan Luka Bakar di Masa Pandemi Covid-19" pada 19 Juni 2020.

Baca Juga: Ini Cara Penanganan Udel Bodong pada Bayi

Sebagai pemateri, dr. Ulfa Elfiah, M.Kes., Sp.BP-RE(K) mengatakan luka merupakan kondisi hilangnya kuntinuitas epitel dengan atau tanpa jaringan ikat di bawahnya.

Sehingga, kata dia, menimbulkan kerusakan fungsi kulit yang bisa disebabkan oleh berbagai sebab, misalnya pembedahan, trauma tajam, luka bakar, bahan kimia, gesekan atau tekanan.

Tenaga medis juga harus mengetahui fase penyembuhan luka, sehingga dengan mengetahui fase ini diharapkan dapat tahu dimana luka tersebut nantinya bermasalah. Fase tersebut terdiri dari: fase inflamasi, fase proliferasi, dan fase remodelling.

Dari klasifikasi luka, menurut terminologi tradisional, luka terbagi menjadi luka akut dan luka kronik.

Tetapi, pada terminologi modern, luka terbagi menjadi luka sembuh (healing wound) dan luka tidak sembuh (chronic non healing wound).

Halaman:

Editor: Hari Setiawan


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X