Hernia pada Anak, Jangan Sampai Ditangani agar Tidak Semakin Parah

- 16 Februari 2021, 06:04 WIB
Ilustrasi anak kecil. /Pixabay/Victoria_Borodinova

AGROMEDIS - Hernia adalah masuknya organ dalam perut, baik usus atau selaput pembungkus usus, ke dalam jaringan atau rongga di sekitarnya.

Hernia biasanya juga disebut dengan "Turun Berok". Tanda-tandanya adalah adanya benjolan yang bersifat hilang timbul.

Menurut ahli bedah anak Fakultas Kedokteran Universitas Jember, dr. Supangat, M.Kes., Ph.D., benjolan hernia ini timbul ketika anak menangis, batuk, mengejan, kelelahan, atau melompat-lompat dan akan hilang ketika anak rebahan.

Biasanya benjolan ini paling sering terjadi di daerah selangkangan. Jika benjolan ini hilang timbul secara terus menerus, lama kelamaan akan masuk ke kantung buah zakar atau skrotum.

Baca Juga: 7 Penyebab Nyeri Punggung Bawah atau Low Back Pain dan Cara Mengatasinya

"Benjolan ini terjadi karena adanya lubang di dasar perut yang tidak menutup. Lubang ini adalah lubang jalan testis.

"Testis yang terbentuk di perut akan turun perlahan menuju kantungnya, jalan turunnya testis ini meninggalkan lubang yang pada sebagian besar orang akan menutup kembali.

"Namun pada beberapa orang lubang ini tidak menutup sehingga menjadi jalan masuk organ perut ke selangkangan dan menjadi hernia," katanya.

Benjolan yang disebabkan oleh keluar masuknya organ perut ini akan berbahaya. Karena bisa menyebabkan usus terjepit karena usus yang besar dan lubang yang sempit.

Halaman:

Editor: Hari Setiawan


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X