Waspadai Gejala Kanker Sejak Dini, Jangan Remehkan Benjolan yang Tidak Terasa Sakit

- 5 Februari 2021, 06:13 WIB
Ilustrasi Hari Kanker Sedunia setiap 4 Februari.
Ilustrasi Hari Kanker Sedunia setiap 4 Februari. /Freepik

AGROMEDIS – Setiap 4 Februari diperingati sebagai Hari Kanker Sedunia. Hal ini sebagai bentuk upaya penurunkan angka penderita kanker dan pencegahannya.

Kanker sebenarnya bisa dicegah dan diobati apabila sudah terdeteksi sejak dini. Jika sudah mencapai stadium lanjut, maka akan lebih sulit mengobatinya.

Inilah pentingnya diagnosis untuk mengetahui apakah seseorang menderita kanker. Deteksi dini bisa dilakukan secara mandiri dengan menyadari perbedaan apa yang terjadi pada tubuh.

Dosen patologi anatomi Fakultas Kedokteran Universitas Jember (FK Unej) Azham Purwandhono, M.Si., Sp.S., menjelaskan beberapa cara untuk mendeteksi dini adanya kanker.

Baca Juga: Kenali Gejala Infeksi Kecacingan pada Tubuh, Mulai yang Disebabkan Cacing Gelang sampai Kremi

“Kanker yang paling banyak diderita wanita adalah kanker payudara dan leher rahim. Untuk deteksi dini kanker payudara bisa dengan memeriksa payudara sendiri, diraba pada saat mandi apakah ada benjolan atau tidak," katanya.

Benjolan yang tidak sakit, menurut Azham, justru berbahaya. Umumnya seseorang tidak perhatian dan tidak sadar apabila merasa tidak sakit.

Biasanya ketika benjolan tersebut terasa sangat nyeri, baru dibawa ke dokter. Sakit dan nyeri ini biasanya karena infeksi dan bisa sembuh hanya diobati dengan antibiotik

Namun, benjolan yang tidak sakit, apabila semakin besar akan semakin sulit juga untuk mengobatinya. "Meskipun tidak semua benjolan yang tidak sakit adalah kanker, tapi tetap perlu pemeriksaan lebih lanjut,” jelasnya.

Halaman:

Editor: Hari Setiawan


Tags

Artikel Terkait

Terkini

X