• Senin, 18 Oktober 2021

Tips Agar Tanaman Hias Tidak Memberi Efek Samping pada Kesehatan

- Jumat, 16 April 2021 | 06:21 WIB
Ilustrasi tanaman hias.
Ilustrasi tanaman hias.

PORTAL JEMBER - Seseorang memelihara tanaman hias bertujuan untuk estetika atau mendapatkan manfaat dari tanaman hias itu.

Tetapi, jika pemilihan media tanam atau cara memelihara tanaman hias salah, malah bisa mengganggu kesehatan.

Bagaimana caranya supaya tanaman tidak menjadi bumerang bagi kesehatan?

Baca Juga: Vaksinasi Bagi Pendidik dan Tenaga Pendidik Diprioritaskan untuk Pembelajaran Tatap Muka

Dokter Jauhar Firdaus, M.Biotek, pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Jember menyarankan agar mengganti media tanam dari tanah menjadi hidroponik.

"Media ini bisa melokalisir atau menghambat laju pertumbuhan kuman atau mikroorganisme," katanya.

Contoh media tanam hidroponik adalah Lightweight Expanded Carbon Aggregate (LECA) yang berasal dari lempung atau tanah liat yang dibakar.

Baca Juga: Tetap Harus Minum Obat Selama Puasa? Ini Saran dari Dokter

Sehingga, kata dia, menjadi kering dan porositasnya tinggi, atau bisa juga berasal dari dedaunan dengan campuran karbon atau zat arang yang bisa digunakan menjadi LECA dan menggantikan media tanah.

Selain itu, lanjut dia, juga bisa menggunakan sabut kelapa atau cocopeat dan batuan silika yang dipanaskan atau dikenal dengan perlit.

Meski mediumnya diganti dengan media tanam hidroponik, ia mengatakan, tanaman hias tetap dapat ditanam untuk memperoleh manfaat kesehatan tanpa adanya ancaman dari pertumbuhan mikroba pada media tanam.

Baca Juga: Kenali Efek Paparan Pestisida bagi Kesehatan, Ada Efek Jangka Pendek, Sedang, dan Panjang

Tips lain dalam merawat tanaman di dalam rumah antara lain:

1. Sebaiknya memilih tanaman yang tidak terlalu sulit perawatannya

2. Memilih tanaman yang tidak terlalu banyak memiliki daun seperti lidah buaya atau lidah mertua

3. Rajin memangkas daun dari tanaman sehingga tidak terlalu rimbun dan ketika memangkas juga harus memperhatikan bagian tanaman yang berlubang supaya tidak menjadi tempat pertumbuhan jentik nyamuk

Baca Juga: Tips Perawatan Luka Bakar di Masa Pandemi yang Harus Diketahui Tenaga Medis

4. Mewaspadai penggunaan media pot karena risiko terjadinya genangan air dan menjadi tempat bertumbuhnya kuman dan jentik nyamuk.

5. Menggunakan teknik aquaponik yaitu kombinasi tanaman air sekaligus ikan hias dalam satu wadah

6. Memilih tanaman khusus pengusir nyamuk misalnya lavender atau menanam lavender diantara tanaman-tanaman yang lain.***

Halaman:

Editor: Hari Setiawan

Tags

Terkini

Terpopuler

X