• Rabu, 22 September 2021

Dampak Stunting pada Anak dan Cara Memperbaikinya yang Perlu Diketahui

- Rabu, 23 Juni 2021 | 06:09 WIB
Ilustrasi bayi. Stunting sering dipicu oleh kekurangan asupan protein di masa kehamilan dan bayi sebelum seribu hari kelahiran.
Ilustrasi bayi. Stunting sering dipicu oleh kekurangan asupan protein di masa kehamilan dan bayi sebelum seribu hari kelahiran.

AGROMEDIS - Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama.

Hal ini akan mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak, yakni tinggi badan anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usianya.

Kondisi ini akan lebih sulit diperbaiki jika sudah melewati seribu hari kehidupan.

Baca Juga: Keluarga Memiliki Riwayat Penyakit Jantung Koroner, Apa yang Bisa Dilakukan?

Tetapi, bukan berarti orangtua menjadi putus harapan. Contohnya, stunting pada anak usia di atas 3 tahun masih dapat diatasi dengan mengejar pertumbuhan dan perkembangannya.

Menurut departemen ilmu kesehatan anak, berdasarkan grafik pertumbuhan masalah stunting tersebut masih dapat diperbaiki hingga usia pubertas.

Dokter muda dari Fakultas Kedokteran Universitas Jember (FK Unej) Dina Ayu Savitri, S.Ked mengatakan caranya adalah dengan memberikan makanan bergizi seimbang terutama protein hewani.

Baca Juga: 3 Manfaat Rahasia Tempe yang Sangat Bermanfaat untuk Kesehatan

Ia mengatakan, biasanya stunting terjadi pada anak dari keluarga yang berpendapatan rendah dan kesulitan untuk memenuhi protein hewani bagi anak.

Halaman:

Editor: Hari Setiawan

Tags

Terkini

X