Bahaya Makanan Berformalin, Jika Dikonsumsi dalam Jangka Panjang Bisa Sebabkan Kanker

- 11 Februari 2021, 17:58 WIB
Daun pandan bisa menjadi pewarna makanan alami yang aman bagi tubuh.
Daun pandan bisa menjadi pewarna makanan alami yang aman bagi tubuh. /PIXABAY/sarangib

AGROMEDIS – Bahan tambahan pangan bisa meliputi pewarna makanan, pengawet, dan perasa. Namun, disarankan sebaiknya tidak perlu menggunakan bahan tambahan pangan.

Seandainya memang harus digunakan, maka gunakanlah bahan tambahan pangan yang natural dari bahan alami karena lebih aman dibanding menggunakan bahan tambahan pangan sintesis.

Contoh bahan tambahan pangan alami, untuk pewarna kuning alami bisa menggunakan curcumin, klorofil untuk pewarna hijau, pandan untuk pewangi alami, dan lain sebagainya.

Baca Juga: Tips Memilih Pangan Jajan Anak Sekolah atau PJAS yang Sehat agar Terhindar dari Penyakit

Dokter Ancah Caesarina Novi, M.Kes., Ph.D., sebagai ahli kesehatan masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Jember (FK Unej) mengatakan, banyak cara mengolah makanan supaya awet.

Misalnya, diberi garam, gula, atau diasap. Namun, terkadang industri pangan mempertimbangkan pemberian bahan tambahan pangan sintesis agar produk tidak rusak sebelum tiba di tangan konsumen.

Sehingga, ada zat sintesis yang bisa digunakan sebagai pengawet, seperti asam sorbat dan turunannya, asam benzoat dan asam propionat. Pewarna sintesis dari tartrazin, allura, atau FCF.

Bahan sintesis yang digunakan untuk makanan ini ada aturan pakainya dan tidak semua makanan boleh menggunakan. Jenis makanan yang boleh menggunakan juga ada takarannya.

Baca Juga: Rapid Test Covid-19, Ini Perbedaan Rapid Antigen dan Rapid Antibodi

Halaman:

Editor: Hari Setiawan


Tags

Artikel Terkait

Terkini

X