Prebiotik dan Probiotik Baik Digunakan sebagai Suplemen bagi Pasien Covid-19

- 5 Februari 2021, 09:55 WIB
Ilustrasi sayuran. Sayur dan buah adalah sumber serat pangan.
Ilustrasi sayuran. Sayur dan buah adalah sumber serat pangan. /Pixabay

AGROMEDIS – Wabah Coronavirus atau Covid-19 reaksinya merupakan gejala badai sitokin yang disebabkan oleh reaksi inflamasi pada tubuh yang berlebihan.

Badai sitokin adalah salah satu mediator inflamasi atau perantara yang menyebabkan radang, yang terjadi ketika tubuh secara berlebihan berusaha menahan masuk virus Covid-19.

Karena badai sitokin, maka terjadi peradangan pada paru-paru. Sehingga, paru-paru mengandung banyak cairan dan kemudian menyebabkan sesak napas. Begitu juga pada saluran cerna, maka akan terjadi diare.

Baca Juga: Waspadai Gejala Kanker Sejak Dini, Jangan Remehkan Benjolan yang Tidak Terasa Sakit

Peradangan yang terjadi dapat mengakibatkan gejala yang berbeda, bergantung pada tempat terjadinya peradangan tersebut.

Menurut dr Jauhar Firdaus, M.Biotek, staf pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Jember (FK Unej), prebiotik atau serat pangan salah satu efeknya dapat meredakan proses peradangan (inflamasi) melalui saluran cerna maupun seluruh tubuh.

Sehingga, apabila digunakan pada penderita Covid-19 akan sangat bagus. Maka, penderita Covid-19 disarankan untuk memperbanyak makan sayur atau buah-buahan supaya mendapat serat yang cukup.

Baca Juga: Penyakit Epilepsi Bukan Keterbelakangan Mental, Jangan Pernah Jauhi Pasien

“Serat yang cukup saja tidak akan bekerja dengan baik tanpa diimbangi dengan adanya kuman yang baik atau probiotik. Misalnya Lactobacillus dan kawan-kawan yang sudah ada dalam tubuh.

Halaman:

Editor: Hari Setiawan


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X