Fatwa MUI Sebut Test Swab dan Rapid Antigen Tidak Membatalkan Puasa

- 20 April 2021, 10:47 WIB
Ilustrasi tes rapid antigen.
Ilustrasi tes rapid antigen. /Humas Bandung

AGROMEDIS - Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan Fatwa Nomor 23 Tahun 2021 tentang Hukum Tes Swab untuk Deteksi COVID-19 saat Berpuasa.

Inti fatwa yang ditetapkan pada 7 April 2021 itu menyatakan, test swab dan rapid antigen tidak membatalkan puasa.

Dengan demikian, masyarakat yang hendak melakukan test usap baik melalui hidung maupun tenggorokan, tetap boleh dilaksanakan.

Baca Juga: Tips Agar Tanaman Hias Tidak Memberi Efek Samping pada Kesehatan

Di samping test swab, MUI juga menyatakan bahwa vaksinasi juga diperbolehkan saat puasa. Sejalan dengan fatwa ini, kegiatan vaksinasi tetap berjalan untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat.

Hal tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi, sebagaimana dilansir laman Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Nadia menyebutkan secara teknis, pelaksanaan vaksinasi pada Ramadhan sama dengan vaksinasi yang saat ini telah berjalan.

Hanya, waktunya diatur. Yakni, dilaksanakan siang dan malam hari. Selain itu, penyuntikan juga harus melihat kondisi dari sasaran.

Baca Juga: 5 Efek yang Muncul dari Tubuh Jika Terpapar Pestisida dan Cara Mencegahnya

Halaman:

Editor: Hari Setiawan

Sumber: Kemenkes


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X