Ini Efek Samping Rokok Elektrik atau Vape Bagi Kesehatan Tubuh

- 15 Maret 2021, 23:32 WIB
Ilustrasi vape atau rokok elektrik.
Ilustrasi vape atau rokok elektrik. /PIXABAY/lindsayfox

AGROMEDIS - Rokok elektrik atau yang dikenal dengan vape, merupakan alat yang banyak digunakan oleh anak muda atau remaja dengan dalih pengganti rokok tembakau.

Alat ini berisi cairan atau e-juice yang mengandung bahan-bahan kimia yang kemudian akan menguap dan dihirup lalu dihembuskan seperti asap rokok.

Vaping tidak terbukti 100% aman, berdasarkan yang dilansir dari laman MedicineNet, di Amerika Serikat beberapa orang telah meninggal dan ratusan diantaranya memiliki kerusakan paru-paru yang disebabkan karena vaping.

Baca Juga: 5 Manfaat Teh Hijau Bagi Tubuh, Salah Satunya Mencegah Kanker

Cairan, atau "e-juice" dapat mengandung ganja atau jenis obat-obatan lain. Tetapi nikotin, yang dikenal adiktif, adalah bahan aktif yang paling umum ditemukan pada cairan vape.

Cairan vape memiliki bahan kimia lain yang mungkin berbahaya. Dua di antaranya adalah diacetyl dan formaldehida yang keduanya terkait dengan penyakit paru-paru dan kanker.

Beberapa cairan vape diberi perasa. Cairan yang tanpa perasa pun sebenarnya sudah dapat menyebabkan kerusakan DNA atau membunuh sel-sel pada pembuluh darah. Salah satu penelitian menemukan bahwa cairan dengan perasa seperti kayu manis dan mentol ternyata berbahaya.

Selain bahan kimia, para peneliti telah menemukan kadar logam dalam uap vape yang mungkin tidak aman. Selain itu juga termasuk timbal, kromium, dan nikel, serta arsenik elemen seperti logam.

Baca Juga: Mobile Clinic Agromedicine Bersama TBM Vertex Salurkan Bantuan Untuk Korban Banjir

Halaman:

Editor: Hari Setiawan

Sumber: MedicineNet


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X