Peran Anestesi dalam 4 Bidang Ilmu Medis, Salah Satunya Manajemen Nyeri

- 10 April 2021, 05:50 WIB
Ilustrasi nyeri punggung bawah. Anestesi melingkupi pula manajemen nyeri.
Ilustrasi nyeri punggung bawah. Anestesi melingkupi pula manajemen nyeri. /PIXABAY/@mohamed Hassan



AGROMEDIS – Dalam bidang kedokteran, anestesi membidangi empat ilmu. Yaitu, ilmu pembiusan, critical care atau perawatan pasien kritis di ICU, emergency atau gawat darurat, dan manajemen nyeri.

Manajemen nyeri dalam anestesi dikembangkan untuk menangani pasien nyeri kanker, nyeri kronis atau nyeri akut, dan nyeri pada saat operasi maupun pasca operasi.

“Bidang manajemen nyeri ini dikembangkan salah satunya untuk agromedis. Masyarakat dengan pekerjaan petani biasanya bekerja siang malam tanpa istirahat.

Baca Juga: Fakultas Kedokteran Universitas Jember Jalin Kerjasama dengan Laboraturium Klinik Prodia

Dengan pekerjaan yang seperti ini petani biasanya dapat menderita nyeri pinggang, nyeri kaki, atau nyeri bahu. Ini bisa ditangani dengan manajemen nyeri,” kata dr Erfan Effendi, Sp.An, dokter anestesiologi dan salah satu pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Jember.

Erfan melanjutkan, manajemen nyeri salah satunya dengan melakukan tindakan preventif, seperti yang sudah dikembangkan oleh agromedis, yaitu senam agromedis.

Senam ini mencegah supaya tidak timbul sakit atau nyeri karena dilakukan sebelum bekerja. Petani juga perlu dilatih bagaimana cara membawa barang yang benar secara fisiologis supaya tidak membebani pinggang, punggung, atau lehernya.

Baca Juga: Kenali Gejala Infeksi Kecacingan pada Tubuh dan Siapa Saja yang Berisiko Terinfeksi

Anastesi berperan untuk membantu menangani pasien yang cedera dan mencegah terjadinya komplikasi yang berakibat pada nyeri contohnya nyeri persendian dan saraf kejepit atau low back pain (LBP).

Penanganan LBP, dulunya selain konservatif dengan pijat atau obat-obatan, pilihan lainnya adalah operasi. Namun sekarang bisa dilakukan tindakan intervensi dengan diagnosis yang lebih teliti.

Sehingga, kata dia, ditemukan penyebabnya dan memberikan pilihan terapi yang terbaik untuk pasien tanpa harus operasi. Sebab, pasien yang dioperasi justru mengalami masalah pasca operasinya.

Nyerinya tidak berkurang bahkan bisa bertambah karena saraf yang terpotong ketika operasi atau adanya komplikasi-komplikasi lain, contohnya disfungsi ereksi pada pasien laki-laki.

Baca Juga: Cara Penanganan Tersedak pada Anak Saat di Rumah

“Anestesi berperan untuk disiplin ilmu paliatif, bagaimana saraf sumber nyeri bisa diblok atau dimatikan menggunakan obat-obat tertentu seperti alkohol atau fenol.

Atau menggunakan radio frekuensi untuk menginaktivasi rasa nyeri sehingga dengan tindakan seperti itu nyeri akan berkurang banyak dan obat-obat yang diberikan dosisnya akan lebih sedikit,” tuturnya.

Anestesi dalam bidang operasi juga berperan dalam memberikan support bagi psikologis pasien dengan menerangkan bahwa teknik yang dikuasai oleh ahli anestesi bisa mengurangi dan menghilangkan nyeri.

Dengan begitu tindakan operasi akan sangat membantu supaya pasien bebas nyeri mulai dari sebelum, saat, dan setelah operasi sehingga pasien menjadi tidak takut untuk melakukan operasi.

Baca Juga: Tips Mencegah Obesitas Pada Anak, Orang Tua Wajib Tahu

Halaman:

Editor: Hari Setiawan


Tags

Artikel Terkait

Terkini

X