Kenali Gejala Infeksi Kecacingan pada Tubuh dan Siapa Saja yang Berisiko Terinfeksi

- 9 April 2021, 09:28 WIB
Ilustrasi cacingan. /PIXABAY/nastya_gepp



AGROMEDIS – Berdasarkan penelitian, infeksi kecacingan paling banyak ditemui pada anak-anak.

Tetapi, terkadang tidak semua orang tua tahu bahwa anak mereka mengalami infeksi yang disebabkan oleh cacing ini.

Gejalanya pun bergantung pada jenis cacing yang menginfeksi.

Dr. dr. Yunita Armiyanti, M.Kes., dosen Fakultas kedokteran Universitas Jember, menyatakan, gejala-gejala yang sering muncul akibat infeksi cacingan sebagai berikut:

Baca Juga: Cara Penanganan Tersedak pada Anak Saat di Rumah

1. Infeksi kecacingan akibat cacing gelang

Cacing gelang (Ascaris lumbricoides) menyerap sari makanan didalam usus dan mengeluarkan metabolit-metabolit yang dapat mengganggu pencernaan sehingga menyebabkan diare tidak wajar atau diare kronis.

Gangguan nafsu makan dan kekurangan gizi juga bisa menandakan bahwa seseorang mengalami kecacingan pada ususnya.

Reaksi alergi biduran yang berulang juga perlu dicurigai, karena selama penyebab alergi tidak dihilangkan maka akan terus memunculkan gejala.

Untuk lebih memastikan adanya infeksi cacing gelang, lakukanlah pemeriksaan ada tidaknya telur cacing pada feses manusia yang diduga terinfeksi tersebut.

Baca Juga: Tips Mencegah Obesitas Pada Anak, Orang Tua Wajib Tahu

2. Infeksi kecacingan akibat cacing tambang

Cacing tambang (Ancylostoma duodenale) menghisap darah pada tubuh manusia dengan cara menempel pada dinding-dinding usus.

Sehingga, apabila infeksi oleh cacing ini berlangsung lama akan menyebabkan hilangnya banyak darah pada manusia. Gejala klinis yang ditimbulkan adalah anemia.

3. Infeksi kecacingan akibat cacing kremi

Cacing kremi (Enterobius) inilah yang sering menyerang pada anak-anak. Umumnya gejala yang dirasakan adalah gatal pada anus atau dubur dan terjadi pada malam hari.

Penyebabnya adalah cacing kremi betina yang bermigrasi dari usus besar ke daerah anus dan kemudian meletakkan telur-telurnya, inilah yang menyebabkan rasa gatal. Tidak hanya pada anak-anak, orang dewasa juga sering mengalaminya.

Baca Juga: Bahaya Obesitas pada Anak, Bisa Menjadi Faktor Risiko Penyakit Serius

Halaman:

Editor: Hari Setiawan


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X