Cara Penanganan Tersedak pada Anak Saat di Rumah

- 9 April 2021, 09:21 WIB
Ilustrasi bayi.
Ilustrasi bayi. /Pixabay/@pexels/



AGROMEDIS – Kejadian tersedak pada anak-anak umumnya terjadi karena koordinasi antara menelan, berbicara, dan bernafasnya masih kurang diedukasi oleh orang tua.

Dalam upaya pencegahan terjadinya tersedak pada anak, usahakan untuk memberi makan sesuai umurnya. Bayi berusia 6 bulan hanya boleh diberi ASI saja, usia 6 bulan ke atas bertahap diberi makanan pendamping ASI.

Makanan pendamping ASI contohnya bubur, bertahap beralih ke nasi tim saring, lalu nasi tim, hingga nasi.

Baca Juga: Tips Mencegah Obesitas Pada Anak, Orang Tua Wajib Tahu

Tujuan pemberian makanan secara bertahap ini adalah mengajari supaya anak dapat menelan dengan baik.

“Kalau tidak sesuai tahapannya, anak bisa tersedak,” kata seorang dokter spesialis anak, dr Muhammad Ali Shodikin, M.Kes, Sp.A yang juga merupakan salah satu dosen di Fakultas Kedokteran Universitas Jember.

Upaya pencegahan lainnya, kata dia, ketika makan atau minum usahakan tidak sambil tidur. Itu juga dapat mengurangi resiko tersedak.

"Angkat kepala anaknya ketika makan, kalau sudah bisa duduk maka harus duduk, sehingga proses makan dan minum dengan posisi duduk bukan tidur atau rebahan.

Baca Juga: Bahaya Obesitas pada Anak, Bisa Menjadi Faktor Risiko Penyakit Serius

Berikutnya, ajarkan pada anak bahwa ketika makan jangan berbicara dan ketika berbicara jangan sambil makan,” jelasnya.

Ketika anak makan sesuatu lalu tertelan dan tidak bisa bernafas, ini berbahaya. Makanan yang tertelan tidak masuk ke dalam esofagus atau saluran makan tetapi masuk ke dalam trakhea atau saluran pernafasan.

Kejadian ini akhirnya membuntu saluran pernafasan dan membuat anak kekurangan oksigen. Apabila saluran nafas terbuntu total, dalam waktu 5 menit saja dapat berakibat fatal, yaitu kematian.

Lalu bagaimana jika sudah tersedak?

Ali menjelaskan ada satu cara penanganan darurat pada anak-anak bernama Heimlich Maneuver. Seperti ini cara melakukannya.

Baca Juga: Kebiasaan Gosok Gigi Berkurang Selama Pandemi Menyebabkan 5 Masalah Gigi dan Mulut

1. Pada anak atau bayi yang berusia kurang dari 2 tahun, pangku anak lalu tengkurapkan tubuhnya,

2. Posisikan kepala anak lebih rendah daripada tubuhnya,

3. Tepuk punggung anak agak keras sehingga benda asing yang tersedak bisa keluar,

“Pada anak berusia 3 sampai 5 tahun atau yang sudah bisa berdiri sendiri, orangtua berdiri di belakang punggung anak.

"Lalu tangan kiri mengepal di perut anak, posisikan di ulu hatinya, kemudian ditekan secara tiba-tiba supaya ada tekanan dari perut ke atas sehingga benda asing dapat dimuntahkan oleh anak.

Baca Juga: Terlalu Sering Begadang atau Kurang Tidur Berbahaya Bagi Petani, Ini Alasannya

Halaman:

Editor: Hari Setiawan


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X