Varises, Ketahui Penyebab, Gejala, dan Pencegahannya, Berisiko pada Orang yang Banyak Duduk atau Berdiri

- 22 Februari 2021, 05:58 WIB
Varises banyak terjadi di kaki. /Pexels/João Jesus

AGROMEDIS - Pembuluh darah pada manusia ada 2 macam, yakni arteri dan vena. Arteri adalah pembuluh darah yang mengalirkan darah dari jantung mengarah ke seluruh tubuh. Sedangkan vena adalah pembuluh darah balik yang mengarah ke jantung.

Varises terjadi pada pembuluh darah vena. Varises adalah pembuluh darah vena yang mengalami perubahan bentuk berkelok-kelok atau melingkar, melebar atau membesar, dan tampak dari kulit.

Dokter spesialis bedah toraks dan kardiovaskuler, dr. Setiadi Drajad Kurniawan, Sp.BTKV mengatakan, penyebab terjadinya varises ada dua macam, yaitu primer dan sekunder.

Baca Juga: Hal-Hal yang Harus Diketahui Masyarakat Terkait Pemulasaran Jenazah Covid-19

Varises primer, kata dia, biasanya disebabkan oleh adanya pelemahan katup pembuluh vena dan dinding pembuluh darah vena yang tipis. Katup ini fungsinya sebagai penahan supaya darah mengalir ke jantung.

Ia menjelaskan, varises terjadi karena katup bocor, sehingga darah turun kembali ke bawah dan mencari dinding pembuluh darah yang paling lemah. Lalu menyebabkan tekanan darah tinggi, maka pembuluh darah menjadi berkelok-kelok.

Sedangkan varises sekunder, kata dia, mayoritas terjadi pada wanita. Penyebabnya bisa berbagai macam, misalnya kehamilan, obesitas, atau penggunaan obat kontrasepsi hormonal.

Tidak hanya pada wanita, Drajad mengatakan, varises sekunder bisa terjadi pada orang dengan kebiasaan berdiri atau duduk terlalu pada saat bekerja.

Misalnya, security, tentara, pramuniaga toko, atau pekerja-pekerja lain yang pekerjaannya selalu berdiri.

Halaman:

Editor: Hari Setiawan


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X