Bukan Hanya Diare, Saat Banjir Waspadai Juga Penyakit Leptospirosis

- 11 Februari 2021, 19:04 WIB
Ilustrasi banjir, yang bisa menyebabkan diare dan leptospirosis. /ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra

AGROMEDIS – Pada saat wabah banjir penyakit yang paling banyak menjangkit para korban adalah diare. Padahal, selain diare masih ada penyakit-penyakit tertentu yang bisa menjangkit.

Contohnya Leptospirosis. Leptospirosis adalah suatu infeksi yang disebabkan oleh bakteri bernama Leptospira. Penyakit ini disebabkan karena adanya kontak hasil metabolisme hewan, misalnya urine.

Potensi bakteri ini menyebabkan penyakit adalah dengan produksi toksin yang akan direspon oleh imun tubuh sehingga memunculkan gejala.

Baca Juga: Bahaya Makanan Berformalin, Jika Dikonsumsi dalam Jangka Panjang Bisa Sebabkan Kanker

“Penyakit ini tidak menyerang secara langsung pada manusia, tetapi melalui hewan. Dalam kedokteran disebut zoonosis, yakni penyakit pada manusia yang ditularkan oleh hewan.

Hewan yang membawa bakteri leptospira ini contohnya adalah tikus, anjing, dan hewan ternak seperti babi atau sapi,” kata dr. Dini Agustina, M.Biomed yang merupakan dosen mata kuliah mikrobiologi Fakultas Kedokteran Universitas Jember (FK Unej).

Ia menerangkan, tikus ada di mana-mana, terutama pada saat bencana banjir. Air kencing yang dikeluarkan oleh tikus atau hewan pembawa bakteri leptospira lainnya akan bercampur dengan air banjir.

Baca Juga: Tips Memilih Pangan Jajan Anak Sekolah atau PJAS yang Sehat agar Terhindar dari Penyakit

Gejala leptospirosis yang umum diketahui dari pasien, kata Dini, meliputi mual, muntah, demam, sakit kepala, diare, nyeri otot yang terletak pada betis, dan disertai mata merah. 

Halaman:

Editor: Hari Setiawan


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X