Dokter Hadapi Dilema dalam Persalinan Sectio Caesarea atau Sesar pada Ibu Hamil Positif Covid-19

- 9 Februari 2021, 12:59 WIB
Ilustrasi kehamilan.
Ilustrasi kehamilan. /Pixabay / Volker Pietzonka

AGROMEDIS – Sectio Caesarea atau yang kita kenal dengan operasi sesar adalah persalinan dengan membuat irisan atau jalan lahir melalui perut. Tujannya adalah untuk menyelamatkan nyawa dari bayi.

Pada prinsipnya, operasi sesar adalah kondisi darurat, yang mana persalinan normal sudah tidak mungkin lagi dilakukan.

Dokter Kadek Dharma Widhiarta, M.Gz., Sp.OG (K), pengajar mata kuliah Obsgin Fakultas Kedokteran Universitas Jember (FK Unej) mengatakan, ada dilema untuk melakukan persalinan secara sesar pada ibu hamil dengan positif Covid-19.

Baca Juga: Pertolongan Pertama pada Luka Bakar, Lakukan Langkah-Langkah Ini

“Dilema ini karena pada dasarnya pengetahuan tenaga kesehatan tentang Covid-19 ini masih baru. Sampai saat ini yang baru banyak diketahui adalah cara menularkan dan menghindarinya," ujarnya.

Lalu, ada pengaruhnya terhadap penularan dari ibu ke bayi merupakan hal yang belum banyak diketahui.

"Akhirnya, pada awal masa Covid-19 kami memikirkan cara untuk mencegah penularan, terutama penularan dari pasien ke tenaga medis. Sehingga, operasi sesar dianggap lebih baik karena resiko penularannya rendah dibandingkan persalinan normal,” katanya.

Baca Juga: Makan Buah dengan Bijinya Bisa Sebabkan Usus Buntu? Ini Faktanya

Pada persalinan normal, lanjut dia, ibu akan mengalami kesakitan. Sehingga, biasanya teriak dan semacamnya. Apabila ibu lebih banyak berbicara, semakin banyak virus yang akan keluar.

Halaman:

Editor: Hari Setiawan


Tags

Artikel Terkait

Terkini

X