• Rabu, 22 September 2021

Solusi Pengobatan Carpal Tunnel Syndrome, Haruskah Operasi?

- Kamis, 3 Juni 2021 | 05:35 WIB
Ilustrasi Carpal Tunnel Syndrome (CTS) atau sindrom terowongan karpal.
Ilustrasi Carpal Tunnel Syndrome (CTS) atau sindrom terowongan karpal.

AGROMEDIS - Carpal Tunnel Syndrome (CTS) adalah suatu kondisi medis dimana terjadi jeratan pada saraf medianus yang melintasi terowongan karpal yang terletak pada pergelangan tangan.

Jeratan saraf ini dicetuskan oleh adanya aktivitas pergelangan tangan yang berulang-ulang (repetitif), secara terus-menerus dalam jangka waktu yang lama secara berlebihan.

CTS dapat terjadi pada siapa saja, namun wanita 3 kali lebih berisiko. Hal ini dikarenakan oleh pengaruh hormonal serta dapat terjadi pada saat kehamilan.

Baca Juga: 5 Manfaat Gandum yang Kaya Manfaat, Salah Satunya Ringankan Sembelit

Dokter Azham Purwandhono, M.Si., Sp.N., dokter spesialis neurologi Fakultas Kedokteran Universitas Jember mengatakan, ibu hamil biasanya mengalami CTS karena pada saat hamil terjadi peningkatan volume cairan yang berakibat terjadinya edema pada berbagai tempat.

"Edema yang terjadi akibat retensi cairan tersebut dapat terjadi pada pergelangan tangan dan lebih tepatnya pada terowongan karpal.

"Sehingga, berakibat terjadinya jeratan pada saraf medianus, keluhan nyeri pada CTS ini biasanya terjadi secara temporer, dan akan hilang setelah masa kehamilan berakhir," ujar Azham.

Baca Juga: Overhidrasi, Kelebihan Cairan yang Bisa Berbahaya Bagi Tubuh

Tidak hanya pada ibu hamil, kata dia, beberapa pekerjaan berisiko menimbulkan CTS diantaranya petani, pengguna alat/mesin yang bergetar, pekerja kantoran yang kesehariannya selalu berada di depan komputer/laptop.

Halaman:

Editor: Hari Setiawan

Tags

Terkini

Ini Cara Penanganan Udel Bodong pada Bayi

Sabtu, 10 April 2021 | 06:11 WIB
X