Makan Buah dengan Bijinya Bisa Sebabkan Usus Buntu? Ini Faktanya

- 9 Februari 2021, 12:02 WIB
Ilustrasi jambu biji.
Ilustrasi jambu biji. /Pexels/Shivan Patel

Baca Juga: Pelaku Sejarah FK Universitas Jember: Sejak Dulu Dekat dengan Pertanian

“Salah satu faktor penting agar bisa mencegah terjadinya usus buntu adalah buang air besar yang rutin. Disebut rutin apabila buang air besar paling tidak sehari sekali.

Kalau tidak rutin, seperti 3 hari sekali atau seminggu sekali, maka kotoran yang ada di dalam usus besar akan tertampung di sana dan bisa membendung usus buntunya.

Sehingga terjadilah proses penumpukan bakteri. Bakteri berkembang menyebabkan usus buntunya meradang, lalu terjadilah gejala usus buntu,” tuturnya.

Baca Juga: Tips agar Mata Tetap Sehat Ketika Sering Menatap Layar HP dan Komputer

Yang dikeluhkan dan harus diwaspadai penderita usus buntu, kata Supangat, adanya nyeri perut di bagian kanan bawah. Nyerinya mendadak diikuti dengan badan terasa demam.

Ia mengatakan, nyeri tersebut bisa terjadi secara berkala setiap beberapa menit pada tahap awal. Namun, ketika sudah parah, nyeri akan menetap dan perut menjadi keras.

"Nyerinya sangat nyeri sekali, sehingga pada anak kecil yang berusia 3 atau 4 tahun biasanya merasa gelisah karena nyeri tersebut.

Cirinya adalah ketika tidur anak cenderung menghadap ke kiri dan menekuk kaki sebelah kanan. Nantinya juga diikuti mual, muntah, dan demam. Maka harus diwaspadai adanya gejala usus buntu," terangnya.

Baca Juga: Khasiat Biji Klungsu yang Kaya Polifenol Bisa Meningkatkan Daya Ingat Otak

Halaman:

Editor: Hari Setiawan


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X