Santan Bisa Picu Kolesterol dan Diabetes? Ini Hasil Riset FK Universitas Jember yang Tak Terduga

- 3 Februari 2021, 17:30 WIB
Ilustrasi santan dan kelapa. /Pixabay/LisaRedfern

AGROMEDIS – Santan merupakan salah satu hasil olahan daging kelapa yang biasa dipakai sebagai campuran bahan makanan dan minuman.

Di sebagian kalangan ada keyakinan bahwa makan santan dapat berbahaya bagi penderita kolesterol dan diabetes.

Benarkah? Pakar Fisiologi Dr. dr. Aris Prasetyo, M.Kes. dari Fakultas Kedokteran Universitas Jember (FK Unej) telah melakukan penelitian mengenai permasalahan tersebut dan dalam hasilnya ternyata berbanding terbalik.

Hasilnya, anggapan di masyarakat itu salah. Menurut dia, santan tidak terbukti berbahaya berdasarkan hasil survei pada penderita diabetes dan kolesterol.

Baca Juga: Usai Buang Air Kecil Masih Keluar Sisanya, Biasanya Keluar saat Bangkit dari Sujud Shalat, Apa Sebabnya, Dok?

Katanya, santan tidak terbukti berbahaya berdasarkan hasil penelitiannya pada tikus. Pemberian santan ternyata tidak menaikkan kadar glukosa dan kolesterol dalam darah, sehingga santan aman dikonsumsi oleh penderita diabetes dan kolesterol. Sebelumnya, dianggap dapat menaikkan kolesterol atau menaikkan gula darah.

Bahkan, konsumsi santan dapat menurunkan kadar kolesterol melalui mekanisme menghambat enzim HMG KoA reduktase dan menurunkan sekresi asam empedu.

Selain itu, kata dia, santan menurunkan kadar glukosa melalui mekanisme sekresi hormon GLP1 yang bekerja memperbaiki sel beta pankreas yang memproduksi insulin. Hal ini menjadikan santan bagus dikonsumsi oleh penderita kolesterol maupun diabetes, asal nasinya tidak terlalu banyak.

“Santan terbuat dari daging buah kelapa, daging buah kelapa mengandung serat yang disebut sebagai serat Galaktomanan. Serat ini memiliki peran baik dalam kesehatan tubuh kita.

Halaman:

Editor: Hari Setiawan


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X