Ini Langkah Fakultas Kedokteran Universitas Jember Menjadi Pusat Agromedis Asia Tenggara 2025

- 2 Februari 2021, 21:27 WIB
Kolam ikan bioflok milik Fakultas Kedokteran Universitas Jember (FK Unej). /Agromedis/Dok. FK Universitas Jember

AGROMEDIS - Fakultas Kedokteran Universitas Jember (FK Unej) memiliki visi menjadi pusat kedokteran pertanian atau agromedis di Asia Tenggara pada 2025.

Dekan FK Unej dr. Supangat, M.Kes, Ph.D, Sp.BA, mengatakan, untuk mencapai visi itu, sejumlah langkah telah dan akan dilakukan oleh FK Unej.

Dalam kurikulumnya, FK Unej telah menyiapkan bekal dengan keyakinan 20% melalui konten-konten pembelajaran mengenai tugas-tugas sebagai dokter petani pada setiap semesternya.

"Untuk sisi dharma pendidikan, pembelajaran bagi calon-calon dokter ini khusus mengarah pada kesiapan mereka menjadi dokter petani," kata Supangat.

Sedangkan sisi dharma penelitian, lanjut dia, pihaknya telah memiliki kelompok-kelompok riset atau Keris yang mengkhususkan pada riset yang berkaitan dengan pertanian.

Misalnya, Keris PANAH (Paparan Pestisida dan Kesehatan), yang spesifik mengkaji tentang pengaruh penggunaan pestisida terhadap kesehatan.

“PENSI juga ada, yaitu Penyakit Infeksi, disitu pengkajian tentang bagaimana penyakit infeksi khusus tersebut ada pada petani. Ada juga yang membahas bagaimana mngenai pangan dikalangan petani,” terangnya.

Mereka, kata dia, juga mengkaji penyakit-penyakit metabolisme seperti diabetes, hipertensi dan lain-lain yang spesifik pada kalangan petani.

Sedangkank pada sisi dharma pengabdian terhadap masyarakat agromedis, pihaknya telah memiliki sebuah kawasan khusus yang dinamakan Kampung Albumin.

Halaman:

Editor: Hari Setiawan


Tags

Terkini

Terpopuler

X