• Selasa, 19 Oktober 2021

Langkah Awal Tangani Keracunan Pestisida pada Petani

- Selasa, 12 Oktober 2021 | 19:45 WIB


Penggunaan pestisida kini sudah bagaikan kebutuhan pokok dalam bidang pertanian. Berbagai jenis, komponen, maupun merek pestisida beredar di mana-mana. Namun, pestisida tak bisa sembarang digunakan begitu saja. Salah-salah, nyawa taruhannya. Bagaimana bisa?

Indonesia merupakan negara agraris dengan mata pencahariaan sebagian pesar penduduknya adalah petani. Jumlah penduduk yang besar menjadikan permintaan pasar akan bahan pangan hasil pertanian terus meningkat. Hal ini tentu mendorong para petani untuk terus dapat memanen hasil tani secara optimal. Sehingga, salah satu cara mendapatkan hasil bagus, jumlah banyak, tanpa kerugian adalah dengan menggunakan pestisida.

Penggunaan pestisida dianggap cukup efektif dan efisien dalam membasmi hama yang dapat menganggu hasil pertanian. Selain itu, penggunaannya yang mudah, praktis, dan ketersediaannya juga mudah didapatkan menjadi pertimbangan pula dalam penggunaan pestisida dalam dunia pertanian dan perkebunan. Namun, apakah masyarakat, khususnya petani, sudah memahami pengaplikasian yang benar dari pestisida dan bahayanya? Berdasarkan beberapa penelitian di berbagai daerah di Indonesia, setidaknya 75% petani masih tidak menggunakan APD (alat pelindung diri) yang tepat. Padahal, bahaya keracunan pestisida dapat menyebabkan kematian bila abai sedikit saja.

Baca Juga: Tissue Jerami Aromaterapi: Kepedulian Fakultas Kedokteran UNEJ pada Petani di Masa Pandemi

Gejala Keracunan Pestisida
Pestisida dapat menyebabkan keracunan bila masuk ke dalam tubuh. Secara umum, gejala awal adanya keracunan pestisida pada petani adalah sebagai berikut:
- Mual
- Muntah
- Kejang
- Pusing
- Nyeri kepala
- Bingung dan gelisah
- Penurunan kesadaran
- Sensasi menusuk dan kesemutan pada kulit
- Kedutan dan nyeri otot
- Iritasi kulit
- Mengeluarkan air liur dan air mata berlebih
- Bibir dan ujung jari mulai membiru
- Sesak napas

Langkah Awal (first aid) Penanganan Keracunan Pestisida
Perlu diketahui bahwa penanganan awal pada petani yang mengalami keracunan pestisida setdaknya dapat membantu mengurangi efek atau kerusakan yang terjadi. Berikut langkah-langkah umum yang dapat diterapkan secara umum:
1. Kenali tanda dan gejala keracunan pestisida.
2. Jika tidak sadar:
- Evaluasi lingkungan sekitar dan jangan lupa untuk memproteksi diri.
- Beri bantuan napas sambil menghubungi bantuan atau ambulan.
- Lakukan dekontaminasi sesegera mungkin.
3. Jika masih sadar:
- Evaluasi lingkungan sekitar dan jangan lupa untuk memproteksi diri.
- Lakukan dekontaminasi sesegera mungkin.
- Panggil bantuan apabila mulai muncul gejala atau semakin parah.
4. Singkirkan paparan, lepaskan pakaian yang terkontaminasi, dan cuci kulit yang terkena secara menyeluruh dengan sabun.
5. Bila mengenai mata, basuh dengan air bersih mengalir selama 15 menit, lalu tutup dengan selembar kain bersih.
6. Bila terhirup, bawa ke area dengan udara segar. Lalu, minta korban untuk berbaring dan melonggarkan pakaiannya.
7. Bila masuk ke dalam mulut dan belum tertelan, minta untuk memuntahkannya dan bilas mulut.
8. Bila tertelan, pastika dulu jenis pestisidanya. Sebab, mendorong pemuntahan pestisida bisa berakibat fatal pada beberapa komponen dan kondisi tertentu.
Jangan dorong pasien untuk muntah jika:
- Label pestisida tidak memperbolehkan untuk dimuntahkan.
- Tidak sadarkan diri.
- Terjadi kejang.
- Kandungan korosif seperti asam atau basa kuat. Berikan air atau susu.
9. Jika kejang, perhatikan pernapasan dan amankan kepalanya. Angkat dagu agar saluran udara tetap bebas dan lancar untuk bernapas. Jika pernapasan berhenti, berikan bantuan pernapasan buatan dan segera hubungi bantuan.
10. Segera hubungi bantuan.

Perlu diingat bahwa bahya paparan dan keracunan bisa terjadi pada segala jenis pestisida. Sehingga, rasanya wajib untuk menyediakan P3K (first aid kid), memakai APD, dan mematuhi protokol atau petunjuk penggunaan pestisida secara lengkap dan tepat. Salah-salah, bisa jadi nyawa yang menjadi taruhannya.***

Referensi:
Fishel, Frederick M. Agronomy Department, UF/IFAS Extension (2015). First Aid for Pesticide Exposure.
Donavon, J. Ward. College of Agricultural Sciences (2016). First Aid for Pesticide Poisoning
Schulze, Larry D., dkk. University of Nebraska Cooperative Extension. Signs and Symptoms of Pesticide Poisoning.

 

Penulis : Sekar Arum S

Editor: Ahmad Kodri Riyandoko

Tags

Terkini

Langkah Awal Tangani Keracunan Pestisida pada Petani

Selasa, 12 Oktober 2021 | 19:45 WIB

Terpopuler

X